Fiqih Jual Beli: Hak Khiyar (Hak Pilih)

صحيح البخاري ١٩٧٠: حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا
عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِذَا تَبَايَعَ الرَّجُلَانِ فَكُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا وَكَانَا جَمِيعًا أَوْ يُخَيِّرُ أَحَدُهُمَا الْآخَرَ فَتَبَايَعَا عَلَى ذَلِكَ فَقَدْ وَجَبَ الْبَيْعُ وَإِنْ تَفَرَّقَا بَعْدَ أَنْ يَتَبَايَعَا وَلَمْ يَتْرُكْ وَاحِدٌ مِنْهُمَا الْبَيْعَ فَقَدْ وَجَبَ الْبَيْعُ

Shahih Bukhari 1970: Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Al Laits dari Nafi’ dari Ibnu ‘Umar radliallahu ‘anhuma dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa Beliau bersabda:

“Jika dua orang melakukan jual beli maka masing-masingnya punya hak khiyar (pilihan) atas jual belinya selama keduanya belum berpisah. Jika keduanya sepakat atau salah satu dari keduanya memilih lalu dilakukan transaksi maka berarti jual beli telah terjadi dengan sah, dan seandainya keduanya berpisah setelah transaksi sedangkan salah seorang dari keduanya tidak membatalkan transaksi maka jual beli sudah sah”.

(Visited 232 times, 1 visits today)

Related posts:

Panduan Jual Beli dlm Islam: Larangan Menjual Barang yg Dalam Proses Transaksi Kepada Saudaranya &am...
صحيح مسلم ٢٧٨٧: حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَاللَّفْظُ لِزُهَيْرٍ ...
3 Pilihan Bagi Orang Musyrik yg Diperangi oleh Kaum Muslimin ~Wasiat Nabi Kepada Para Panglima Peran...
Jika Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam mengangkat seorang panglima untuk berperang, beliau ber...
Apakah Allah akan Menyiksa Saya Karena Shalat??
Dari Sa'id bin Musayyab Radhiyallahu anhu, bahwa ia melihat seseorang mengerjakan lebih dari dua rak...
Ketaatan kepada Rasulullah Tidak Bisa Dipisahkan dari Ketaatan kepada Allah (as-Sunnah adalah Hujjah...
Setelah kita mengetahui makna dan pengertian as-Sunnah di dalam Islam, adalah sangat penting selan...