Pernahkan Anda mengalami suatu keadaan berhadapan dengan seseorang atau melihat seseorang yg berada di pihak yang salah atau keliru tapi sangat percaya diri bahwa dia benar? Sepertinya tak terbersit di hatinya ada kemungkinan dia salah. Atau mungkin Anda pernah melihat seseorang yg merasa sangat optimis akan menang atau berhasil, padahal jelas-jelas orang-orang melihat kansnya kecil/tipis?

 

Ternyata itu semua bisa merupakan hasil kerja setan. Mahluk durjana ini memiliki kemampuan itu semua.

 

Tengoklah firman Allah ini:

al-Anfal: 48

al-Anfal: 48

“Dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: “Tidak ada seorang manusiapun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu.” Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: “Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu, sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah.” Dan Allah sangat keras siksa-Nya.” (Q.S: al-Anfal: 48)

Asbabun nuzul ayat ini adalah Perang Badar. Allah memberitahu kita apa yang terjadi di tengah pasukan kaum musyrik Quraisy. Mereka sangat optimis akan menang. Tidak seorang manusia pun yg dpt mengalahkan mereka pada hari itu. SETAN MENJADIKAN MEREKA MEMANDANG BAIK PEKERJAAN MEREKA. Bahkan setan pun menghilangkan rasa takut dari diri mereka. Inilah yang dirasakan oleh kaum musyrikin Quraisy ketika itu. Dan Allah SWT menerangkan kepada kita, hal itu merupakan sebab hasil pekerjaan syaitan atas mereka.

Bahkan Abu Jahal pun menolak pulang ke Makkah, walau diberi tahu bahwa kafilah Abu Sufyan telah selamat dari sergapan kaum Muslimin Madinah. Dia tetap bersikeras menghadang dan memerangi kaum muslimin (lihat artikel “Perang Badar Terjadi Secara Tidak Sengaja http://quran-sunnah.net/2013/09/perang-badar-terjadi-tidak-secara-sengaja/ )

 

Ibnu Katsir menulis di kitab tafsirnya:

 

Abu Jahal berkata, “Tidak, demi Allah kami tidak akan pulang sehingga kami mendatangi air Badar, menyembelih binatang ternak, meminum khamr, mendengarkan musik, sehingga bangsa Arab akan berbicara tentang kedudukan kami di sana dan tentang hari-hari kemenangan kita selamanya.” (red: lihat bagaimana khamr & musik memang bersanding dari dulu).

 

Lihat begitu optimis dan yakinnya mereka akan kemenangan atas Rasulullah & kaum Muslimin. Tidakkah terbersit dlm hatinya bahwa Allah akan menolong RasulNya?

 

Ibnu Jarir menceritakan, Ibnu Abbas mengatakan:

 

Ketika terjadi Perang Badar, Iblis berjalan dgn membawa panjinya & bala tentaranya bersama orang-orang musyrik. Dan ia memasukkan ke dalam hati orang-orang musyrik penegasan: “bahwa tidak ada seorangpun yg dpt mengalahkan kalian & sesungguhnya aku adalah pelindung kalian.”

 

Ketika 2 pasukan bertemu, terlihatlah oleh para setan itu sekumpulan malaikat di pihak kaum Muslimin. Sesuatu yg tdk dilihat oleh Abu Jahal dkk.

 

“Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: “Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu, sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat;…” (Q.S: al-Anfal: 48).

 

Ibnu Abbas berkata: Maka setan itu pun kembali pulang dan mengatakan: “”Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu, sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat;…”

 

Demikianlah setan menjerumuskan manusia. Dia memasukkan rasa PD, optimis tak berdasar, bahkan ngaco, lalu lepas tangan. Di Perang Badar pasukan kaum Musyrikin diganyang habis oleh Kaum Muslimin. Kemenangan telak. Padahal tadinya mereka sangat yakin tak terkalahkan.

 

Hikmah yg dpt dipetik: jika kita berada di pihak yg benar janganlah takut hanya karena lawan tampak begitu PD. Kalau dia berada di pihak yg salah, maka setanlah yg telah membuatnya PD & optimis. Sebuah keyakinan palsu. Percayalah pertolongan Allah akan datang. Yg penting harus sabar. Karena Allah beserta orang-orang yg sabar. Termasuk sabar melihat keangkuhan dan kesombongan mereka. Dan tetap taatlah kepada Allah & RasulNya. Jangan keluar dari ketaatan kepada Allah dan RasulNya.

“…SETAN MENJADIKAN MEREKA MEMANDANG BAIK PEKERJAAN MEREKA dan mengatakan: “Tidak ada seorang manusia pun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini…” (Q.S: al-Anfal: 48)

(Visited 452 times, 1 visits today)

Related posts: