About

Bismillah,

Al-Qur’an dan as-Sunnah (hadits) adalah 2 pegangan umat Islam, 2 warisan yang ditinggalkan oleh Rasulullah salsallahu’alaihi wassalam. Sekaligus dua samudra ilmu. Tidaklah mungkin seorang muslim meraih kesuksesan di dunia & akhirat tanpa bekal ilmu ini.

 

Menengok kepada lautan luas ilmu agama Islam yg seakan tak berujung dibandingkan dengan kondisi umat saat ini, sungguh tampaklah jurang yang amat lebar. Tampaklah bahwa kejahilan sungguh telah merebak. Umat dilanda penyakit kronis bernama kejahilan akan agamanya sendiri yg merata di semua kalangan, termasuk di kalangan para pemimpin, pengambil keputusan, bahkan org-org yg disebut “ustadz” sekalipun yg banyak memberi tausiah di tengah masyarakat.

 

Umat juga dilanda perpecahan hebat karena fanatik mazhab, fanatik kelompok, fanatik guru dan jauhnya umat dari  al-Qur’an dan as-Sunnah sebagai pedoman hidupnya (hanya bersandar pada katanya-katanya/tidak ilmiah), jauhnya mereka dari pemahaman salaful ummah, yaitu generasi awal umat Islam yang belajar langsung dari Rasulullah shalallahu’alaihi wassalam, serta jauhnya mereka dari para ulama yg sesungguhnya. Sungguh memprihatinkan.

 

“Barangsiapa dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka akan Ia pahamkan dalam agamanya.” (HR Bukhari)

 

Siitus blog ini merupakan upaya kecil untuk mengurangi itu semua. Sebagai sarana belajar agama Islam, mengenalkan agama Islam kepada semua manusia, khususnya manusia Indonesia dan negri-negri jiran sebagai rahmatan lil ‘alamin. Agama Islam yang sebenarnya. Agama Islam yang asli. Agama Islam yang bersandar pada “Kitabullah wa Sunnati” dengan pemahaman salafush shalih dan ulama-ulama terdahulu.

 

“AKU TINGGALKAN 2 PERKARA YANG KALIAN TIDAK AKAN TERSESAT SELAMANYA JIKA KALIAN BERPEGANG TEGUH KEPADA KEDUANYA: KITABULLAH WA SUNNATI. KEDUANYA TIDAK AKAN BERPISAH HINGGA BERTEMU DI TELAGAKU.” HR HAKIM, SHAHIH

 

“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.”  (An-Nisaa: 59)

 

Semoga Allah memudahkan upaya ini dan upaya kita mencari kebenaran dan menunjuki kita semua. Tentu saya juga mengharap pahala dan wajah-Nya dan semoga upaya ini menjadi pemberat timbangan amal kebaikan kami kelak di yaumul hisab. Aamiin.

 

“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka baginya pahala seperti pahala orang yang melakukannya.” (HR. Muslim no. 1893)

 

Sebagai manusia, saya pasti tidak terlepas dari kesalahan dan saya memohon ampun kepada Allah SWT atas kesalahan yg mungkin terjadi dari diri saya yg fakir dan dhaif ini. “Al haqqu mirrobbik”, kebenaran itu adalah dari Allah. Sedangkan kesalahan datangnya dari saya dan syaithon.

 

Dan barangsiapa merasakan manfaat dari situs blog ini, maka sebarkanlah seluas-luasnya. Marilah kita berlomba-lomba meraih pahala Allah ta’ala.

~ Fadil Aziz